Saturday, 1 June 2013

kerikil-kerikil tajam berguna

3 bulan lewat seperti sekejap mata!
kali ini dengan materi lama..

Ketika pertama kali lihat sesuatu di atas dan di bawah ini, aku selalu bertanya-tanya instalasi seni atau apakah itu? orang sini yang kukenal pun tak tahu persis apa dan untuk apa sebenarnya benda tersebut ada.. waah.. gimana nggak makin penasaran?
atau memang cuma rasa tamak untuk serba tahu yang bersemayam di otakku.. :)


kalau yang di atas ini, langsung bisa terbayangkan karena isinya banyak berceceran di sekitar boks tersebut, adalah tempat kerikil yang berguna untuk memecah licinnya air yang menjadi es di permukaan jalan, terutama untuk pejalan kaki, karena untuk jalan raya yang dilewati mobil ada methode tersendiri yakni memakai garam.. dengan menebarkan garam di jalan raya (mirip dengan proses memupuk sawah) es yang membikin licin jalan raya bisa mencair dan aman untuk roda-roda gila!

Batu kerikil hasil gilingan mesin yang berukuran 1-2 tersebut, disediakan untuk umum. Siapa pun boleh dan bisa untuk menggunakannya, tapi kalau musim dingin telah tiba. Ketika musim panas biasanya boks-boks tersebut dikunci gembok!!


 Untuk area yang lebih luas penggunaannya disediakan konstruksi seperti di atas, dengan begitu mobil-mobil trontong milik pemerintah kota yang bertugas menebar kerikil di jalan bisa memuat kerikil dari atas secara praktis.

Pekerjaan berlanjut ketika musim dingin selesai, mobil penyapu kerikil yang berserakan di trotoar meraung-raung, tak jarang dengan debu yang menyebalkan.

Semua diatas semakin membuktikan kalau musim dingin dan sekitarnya sangat mahal biayanya!


Monday, 18 March 2013

Keep on rolling!

Horeee musim semi mulai mengintip! Dari jalan besar melihat ke balik pagar besi kampus ADBK, hari ini sudah nampak bunga-bunga tanah yang bertebaran di rerumputan, warnanya didominasi ungu dan putih, walaupun temperatur masih beku tapi bunga yang khas sebagai pembawa berita musim semi ini, tak akan layu karena katanya mereka punya sistem kekebalan khusus terhadap cuaca dingin.

Dari kejauhan masih tampak salju putih yang masih berserakan menunggu serangan terik sinar matahari yang akan datang melumat. Pepohonan masih kering kerontang tak berdaun, tak ada kerja fotosintesis, tapi sebentar lagi tidurnya segera dibangunkan oleh hangatnya mentari. Biasanya produksi daun akan cepat sekali begitu ada cahaya matahari, seperti disulap mendadak begitu banyak!

Ketika musim dingin mulai surut, kerja pun semakin semangat! masih melanjutkan eksplorasi teknik lithografie... Keep on rolling!!!

Apalagi belum selesai kerja sudah dapat hadiah 500 euro, uang palsu lithografie karya Agustin, mahasiswa program erasmus dari madrid. Si Agustin ini tidak lahir di bulan agustus dan sangat lancar berbahasa spanyol.. hehe..
Kami, meskipun ada kendala berbahasa, selain bahasa ibunya, dia masih patah-patah berkata inggris pun jerman, soal hadiah 500 euro tak salah pengertian.. haha..

Saturday, 9 March 2013

menyambut oktoberfest!

Apa ku bilang.., tak terasa sekarang sudah mau pertengahan bulan maret!
padahal awal tahun ini mau lebih rajin, tapi janji tinggal janji..
Semester musim dingin sudah lewat pula, pameran Diplom atau Tugas Akhir di kampus ADBK München berlalu sudah, tapi musim dingin masih saja mengelayuti langit kota ini.

 Namun sebagian penduduk kota ini, terutama yang gencar berpromosi pariwisata, padahal musim semi saja masih malas menampakkan batang hidungnya, mereka sudah menghitung mundur pelaksanaan Oktoberfest. Telah kurang dari 200 hari katanya, pesta Bier yang setiap tahun pada akhir september menjadi atraksi tersendiri di kota ini. Pemabuk alias orang teler di mana-mana, terutama di arena sekitar Oktoberfest. Para pemulung pun berdatangan dari segala penjuru eropa mengumpulkan botol untuk dijadikan euro.

Walaupun masih dingin menggigit, yang penting tetap optimis maju ke depan, dan siap-siap untuk menghabiskan uang di tenda Bier yang spesial khusus dibuat untuk berpesta pora!berjingkrak-jingkrak di atas meja sambil ikuti suara penyanyi yang ya ampun brebegnya..
Sekali lagi kekecewaan karena kelewatan satu bulan tak membuatku patah arang, tetap semangat tak ada ruginya!
s.m.

Thursday, 31 January 2013

waktu, semakin tua semakin berlari!


Tak terasa sudah lewat winter semester, pun hari ini adalah awal bulan kedua tahun ini..
Jah.. semakin tua semakin berlari rasanya waktu...
saatnya pula melunasi utang-utang, foto di atas adalah catatan penggunaan kertas di studio Lithographie, catatan yang mirip bon di warung itu dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, nanti pada akhir semester pembayarannya, sistem kejujuran ternyata bisa berjalan!


Tampak dari luar gedung baru ADBK München ketika dingin masih mencekam! Di gedung itulah studio-studio berada, ada Lithographie, cetak tinggi, cetak dalam, fotografie, komputer, sablon, gambar model, teknik warna, dst..


Bukan mentang-mentang bulan februari, tapi ini hiasan yang umum pada oktober fest!
mungkin karena minggu ini cuaca di kota ini begitu cerahnya, bagi sedikit cahaya matahari tak ada salahnya.. berbagi cinta pada sesama juga tak ada kelirunya!

s.m.

Wednesday, 23 January 2013

studio Lithographie

Setiap 2 kali seminggu berkunjunglah aku ke studio Lithographie. Dulu pas main ke FSRD ITB sempat lihat seniman "Dimas" (kala itu masih mahasiswa) lagi gosok-gosok batu litho.. wah aku nggak kepikiran bakalan mau kerja keras kayak gitu untuk berkarya. eh ternyata aku kena batunya juga.

 Inilah dia deretan butiran pasir, pemakaiannya mulai dari yang sebelah kiri yng paling kasar.

 Butir-butir pasir ditaburlah ke atas batu yang telah dibasahi. Yang perlu diingat perut kita harus diisi dulu sebelum mulai menggosok, biar kuat dan semangat olahraganya!

Batu versus batu adalah cara yang paling tradisonal menggosok batu sejak jamannya Alois Senefelder, sang penemu teknik cetak datar ini, sekitar 1796-1798 silam.

 Alat berat menanti percetakan.. ember hitam isi air biasa yang tidak bau (walaupun tulisannya probau), prinsip kerja cetak datar ini adalah karena air dan minyak memang tak bisa bersatu..

Selesai kerja keras gosok-gosok batu, angkat batu, cetak karya dengan mesin yang katanya punya daya tekan sekitar 5 ton, cuci mata dulu keluar jendela studio yang selalu penuh dengan batu ini..

s.m

Friday, 18 January 2013

dalam sebuah Seminar

Mengenang peritiwa satu tahun yang lalu,  ketika aku masih kuliah sejarah seni di Universitas Trier. Pada sebuah seminar yang aku ikuti tentang Adolph Menzel, seniman jerman yang banyak membuat karya tentang industrialisasi dan kaisar Friedrich der Große, tokoh yang dianggap bisa menyatukan Jerman pada jamannya, yang kebetulan tahun itu juga diperingati 100 tahun kelahirannya, ada seorang Mahasiswi peserta Seminar, pas hari ulang tahun si kleiner Fritz bawa snack dengan bendera kertas kecil berlogo burung Adler hitam, mirip burung Garuda, yang ditancapkan di atasnya, sebagai menu pembuka seminar hari itu...
sehr süß!
Tapi sebenarnya si Friedrich der große ini lebih terkenal dengan program pertaniannya yaitu budidaya Kentang! sejak itu kentang menjadi makanan yang penting untuk orang jerman. Oleh karena itu pula si kaisar yang kontroversial ini disebut pula kaisar kentang. Di atas makamnya di Postdam selalu ditaruh butiran kentang untuk menghormati jasa beliau.
Bicara tentang Friedrich der Große tak bisa lepas dari seniman Adolph Menzel. Seniman yang sejak umur belia 12 tahun telah mampu mandiri menghidupi keluarganya dengan karya grafisnya.
s.m.

Saturday, 12 January 2013

Hai Ahoi Halloooo..
Akhirnya saya kembali ke München lagi, setelah setahun mengembara di kota Karl Marx, Trier.
Tahun ini 2013, tahun yang menjanjikan..
: janji untuk rajin berkarya, janji rajin posting Blog, janji bikin sesuatu yang baru lagi...
Aah semoga semangat ini bukan hanya sekedar ngobor Blarak!
salam metal!
s.m